Tampilkan postingan dengan label YARIS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label YARIS. Tampilkan semua postingan

03 April 2013

Huruf-huruf pada tuas mobil matik

 

arti huruf-huruf pada tuas mobil matik :

Tombol Shift Lock mempunyai fungsi sebagai sistem pengunci transmisi pada posisi tuas tertentu. Shift lock biasanya ada pada beberapa mobil keluaran terbaru. Mobil yang akan di parkir paralel gunakan tombol shift lock untuk menggeser posisi P ke N, sehingga mobil bisa digeser-geser.

Huruf P (Park), posisi ini berarti secara mekanis, transmisi mengunci roda sehingga mobil tidak dapat maju maupun mundur. Agar transmisi awet, anda dianjurkan menggunakan posisi P apabila mobil berhenti lama atau kondisi mobil sedang di parkir.

Huruf R (Reverse), posisi ini berarti mobil bergerak mundur. Lakukan injak rem sebelum memindahkan tuas transmisi ke posisi R (model gate). Mobil matik prinsipnya akan selalu berjalan maka lakukan pelepasan rem secara perlahan-lahan agar mobil tidak mundur dengan cepat.

Huruf N (Neutral), posisi ini berarti mobil dalam keadaan bebas. Kondisi roda mobil secara mekanis tidak terkunci oleh sistem transmisi, begitu juga pada putaran mesin. Mobil dapat didorong secara bebas. Pastikan posisi transmisi pada tuas N agar mobil dapat distarter (sama seperti posisi tuas di P).

Huruf D-3 (Gigi 3), posisi ini mobil bergerak maju dan merupakan posisi top gear. Tanda ini juga sebagai petunjuk bahwa mobil jenis matik dengan 4 percepatan.

Huruf 2 (Gigi 2), Posisi ini biasa juga disebut second gear. Bila mobil berada padatanjakan yang agak curam maka dianjurkan transmisi digeser ke tuas 2, begitu juga mobil dalam posisi jalan yang turunannya agak curam disebabkan tuas gigi 2 mempunyai engine break.

Huruf L (Gigi 1), Posisi ini merupakan posisi transmisi yang paling rendah (low). Biasanya posisi ini digunakan jika mobi sedang menarik kendaraan di jalur berat, tanjakan yang sangat curam atau turunan yang sangat curam.


Pengenalan arti huruf-huruf pada tuas matik dapat sebagai informasi bagi pengemudi yang baru mengenal mobil bertransmisi matik. Mudah bukan, namun anda juga perlu memperhatikan teknik mengemudi yang aman saat memakai mobil matik baik di tanjakan, tempat parkir, jalan macet, atau berhenti di lampu merah, hal ini agar terhindar dari resiko kecelakaan…semoga bermanfaat.

Memahami posisi tuas transmisi pada kendaraan bertransmisi otomatis merupakan bekal untuk berkendara dengan baik. Silakan simak penjelasannya dalam tips ini.

[P] Parkir untuk kondisi parkir, roda dalam keadaan terkunci
[R] Reverse/Mundur untuk berkendara mundur
[N] Netral bebas koneksi dengan mesin, digunakan saat berhenti lama (di lampu merah, dll)
[D] Drive/Maju digunakan saat berkendara, gigi transmisi akan berpindah secara otomatis sesuai kecepatan kendaraan
[2] Second untuk jalan menurun, memberi efek mengerem, gigi transmisi hanya sampai gigi dua
[L] Low untuk daerah yang banyak turunan curam, misal pegunungan, untuk menahan laju kendaraan dengan pengereman mesin. Gigi transmisi tetap pada posisi gigi satu saja

Penggunaan Over Drive
Saat berkendara dengan posisi [D] tekan tombol Over Drive [O/D] agar transmisi berpindah ke gigi 4 pada waktunya secara otomatis. Over Drive dapat meningkatkan efisiensi bahan bakar serta menambah kenyamanan berkendara (memperhalus bunyi mesin) pada kecepatan tinggi.

Toyota Yaris TRD Sportivo

Toyota Yaris telah menggunakan perangkat emisi tambahan (catalitic conventer). Maka dari itu disarankan menggunakan bahan bakar tanpa timbal dan beroktan di atas 91. Dimana jenis tersebut hanya diperoleh dengan menggunakan BBM pertamax atau pertamax plus.
Selanjutnya pemahaman mengemudi dengan menggunakan mobil sistem transmisi otomatis. Bagi yang pertama kali menggunakan mobil jenis transmisi ini memang perlu sedikit adaptasi. Beberapa pemahaman yang harus dilakukan adalah:

Pertama
yang harus dipahami bagi pemula saat menggunakan mobil matic adalah posisi dan urutan pada tuas transmisi. Sebab hal ini harus Anda pahami hingga di luar pikiran, sehingga tidak ada salah pengoperasian saat mau menjadi mundur dan sebaliknya.

Kedua
haru mulai membiasakan kaki kiri bebas tugas dari kebiasaan menekan pedal kopling. Sebab pada mobil transmisi otomatis hanya ada pedal gas dan pedal rem. Jika kaki kiri tetap ikut andil risiko yang bakal dihadapi adalah secara spontan kaki kiri menginjak pedal rem saat rpm mobil naik dan serasa ingin pindah gigi transmisi.
Hal ini biasa terjadi pada beberapa orang. Sebab dalam memori pikiran kita masih terbiasa dengan penggunaan jenis transmisi manual. Untuk itu jangan biarkan kaki kiri berada di jalur pedal rem.

Ketiga
Anda harus membiasakan menginjak pedal rem terlebih dahulu saat ingin memindahkan tuas transmisi ke posisi 'D'. Hal ini bertujuan menghindari mobil melaju dengan sendirinya.

Keempat
pada saat jalanan macet atau berhenti di lampu lalu lintas selama kurang lebih 10 sampai 20 detik, sebaiknya tuas transmisi dipindahkan ke posisi netral. Hal ini juga layaknya dilakukan pada mobil bertransmisi manual juga bukan. Dan saat ingin melaju lagi, ikuti tahap ke-2.

Kelima
apabila Anda berada di daerah penuh dengan tanjakan maka pentingnya tuas transmisi dipindah pada pilihan L atau 2. Dimana L (Low) yang berada paling bawah sama halnya gigi pertama dan 2 adalah gigi ke-2.
Saat pemilihan tersebut, dua gigi transmisi secara otomatis berpindah antara gigi 1 dan 2 saja. Fitur ini juga bisa dipergunakan sebagai engine brake saat jalan turun atau mengurangi kecepatan saat melaju kencang.

Keenam
injakan kaki pada pedal gas yang mempengaruhi perpindahan gigi transmisi sesuai dengan rpm mesin. Hal ini dikarenakan adanya throttle sensor yang mendeteksi besar kecilnya injakan pedal gas.

Ketujuh
memahami fungsi tombol hold pada tuas transmisi. Beberapa mobil matik biasanya terdapat sebuah tombol kecil bertuliskan hold. Saat ditekan maka pada layar speedometer akan muncul tulisan kuning O/D.

Fitur hold ini sebenarnya adalah penguncian posisi gigi. Tombol dapat dioperasikan / ditekan ketika posisi tuas berada di 'D', sebab fitur ini akan mengunci di gigi 2 dan 3. Dengan adanya fitur ini juga bisa membantu kendaraan hemat BBM selama pemakaian dalam kota.