20 Desember 2011

LOAD REJECTION PLTU BATU BARA

Load=Beban
Rejection=Penolakan
Load Rejection pada test pemabngkit adalah test apabila pada saat beban 100% MCR, mengalamai penolakan dari jaringan atau terjadinya gangguan saluran hingga tidak dibutuhkan beban, atau di minta 0% MCR, atau proteksi jaringan bekerja.

Pada pembangkit kecil biasanya digunakan hingga pada putaran nominal turbine generator, akan tetapi untuk pembangkit besar seperti 400 MW, beban terendahnya bila terjadi load rejection adalah sejumlah pemakaian sendiri, umumnya 10% dari beban Hostload atau pemakaian sendiri sebesar. (+/- 40 MW)

Mengapa demikian?
Karena untuk pembangkit batu bara bila terkadi trip, sangat sulit dan butuh waktu lama untuk menormalkan kembali, makanya di upayakan hostload position yang 10 %.

Nah untuk mencapai itu perlunya penataan sistim control dan sequence, yang benar benar akurat, dan perlunya di test atau commisioning apabila adanya perubahan perubahan atau rehabilitasi pada pembangkit tersebut.
Tentu hal ini di wajibkan untuk pembangkit yang baru di buat.

Pertanyaan berikutnya
Akan dikemanakan energi yang 80%.

Tentu energi sebesar itu tidak mudah untuk disalurkan atau dibuang begitu saja, nah untuk ini umumnya digunakan satu sistim yang dinamakan  HP dan LP ByPass Sistem.

Dan tahap berikutnya untuk mengurangi pembuatan uap yang terus menerus, dalam hal ini pengurang dilakukan untuk mematikan beberapa level burner system, minimal untuk 50% MCR. jadi secara pengalaman kami terjadi perhitungan sederhana yaitu.
10% s/d 15% untuk Host Load
35% s/d 40% diKelola oleh HP/LP Bypass untuk disirkulasikan ke condensor
50% dimatikan/diOff dari sistem pembakaran.

Jadi pembangkit yang handal test atau commisioning ini sangat mutlak dilakukan dengan hasil BAIK.
artinya bila dilakukan tidak terjadi unit trip.

Apalagi saat ini sudah menggunakan sistem control digital seharusnya tidak ada masalah, terkecuali salah satu sistim yang diperlukan secara operasional ada kerusakan.

1 komentar:

  1. salah satu cara untuk mengetahui parameter generator sinkron adalah dengan menggunakan metode load rejection test.
    Bisakah Anda menjelaskan lebih dalam mengenai hal ini?
    terima kasih

    BalasHapus

isi di bawah sini...komentar anda : menggunakan anonimous atau menggunakan web anda contoh www.suralaya.com