15 Oktober 2014

TASK ENGINEERING RELIABILITY

Prosedur PMs
* Memastikan "failure modes" sudah dibuat dan dilaksanakan dengan sesuai
* Melakukan dan menetapkan manfaat analisis biaya dengan benar
Job Plans
* Memastikan bahwa semua aset di Prohar sudah memiliki Job Plans baik untuk proaktif dan reaktif
Bill of Material
* Mendukung Departemen Pemeliharaan untuk melakukan penyesuaian dan keakurasian sistem sparepart yang berdasar pada failure analysis 
* Memonitor sistem spare/part apabila terjadi perubahan yang berdasar pada failure analysis 
Engineered Maintenance Strategy 
* Bertanggung jawab terhadap Rencana Pemeliharaan Peralatan bila terjadi perubahan yang berdasarkan data analisis kegagalan aset
* Memonitor sistem spare/part bila terjadi perubahan "stock level" untuk disesuaikan waktunya terhadap perubahan tersebut.
Outage/Turn Around Planning
* Memastikan penggunaan informasi "Condition Monitoring" sebagai salah satu informasi yang digunakan untuk proses mengambil keputusan 
Equipment Modifications
* Membantu Bidang Pemeliharaan untuk meng-analisis keandalan peralatan bila terjadi perubahan yang diusulkan
* Membuat rekomendasi khusus untuk meningkatkan kinerja dan kehandalan peralatan yang berdasarkan proses analisis dan data kegagalan
Parts Standardizations
* Membantu Bidang Pemeliharaan untuk meng-analisis keandalan peralatan bila terjadi perubahan yang diusulkan 
Invetonry Adjustments
* Bertanggung jawab untuk menganalisa penggunaan suku cadang , untuk menentukan "stock level" yang sesuaikan berdasarkan data gangguan, dengan menggunakan data dan pemodelan simulasi Strategi Pemeliharaan.
PdM/NDT
* Mengembangkan dan mengelola proses PDM / NDT untuk tujuan identifikasi dini dan penghapusan aset yang rusak
CMMS Failure Data (Prohar)
* Bertanggung jawab untuk melakukan analisis statistik untuk data "workorder fault" pada peralatan yang sering gangguan dan menginformasikan ke bidang pemeliharaan untuk dibuat prioritas dan memastikan untuk dilaksanakan.
* Bertanggung jawab untuk pengembangan sistem "failrue Code untuk sistem workorder.
Asset Test Procedures (Return to Service)
* Mengembangkan prosedur khusus dan verifikasi pada aset/peralatan yang telah diperbaiki dan akan dioperasikan kembali
* Memeriksa prosedur dilakukan pada aset perlatan yang setelah perbaikan yang akan dioperasikan kembali
Failure Investigation RCA & RCFA
* Memimpin saat pembuatan "Root Cause Analysis" sebagai bagian dari strategi proaktif
* Memimpin saat pembuatan "Root Cause Failure Analysis" yang sporadis (biasanya menggunakan analisis Logika Pohon)
* Mengembangkan perubahan spesifik prosedur operasional untuk membantu mengurangi kegagalan sistem masa depan
* Memonitoribng Katalog dan database hasil RCA / RCFA dan tindakan selanjutnya
* Menganalisa data secara keseluruhan dan skenario "failure downtime" untuk menentukan pembuatan RCFA yang relevan.
Technical Support of Daily Maintenance Effort
* Menyediakan bantuan teknis kepada supervisor pemeliharaan, dalam merencanakan personil, pekerjaan yang spesifik, dan data teknis pada konfigurasi sistem dan kinerja peralatan
Asset Hierarchy and Technical Specifications
* Bertanggung jawab terhadap desain hirarki pada "plant asset" 
Criticality Analysis
* Bertanggung jawab untuk membuat dan mengelola database "asset criticality" termasuk database "failure mode" nya
Metrics
* Mengembangkan dan memanfaatkan sistem metrik khusus untuk "system, asset and component reliability"
Materials Management
* Mengembangkan strategi pemeliharaan preventif untuk sistem "spare-part" cadang
* Mengembangkan strategi pengujian "spare-part" yang baru datang setalah proses pembelian
* Mengembangkan strategi pengujian untuk menguji kebijakan barang OEM
Reliability Centered Design
* Memastikan menggunaan proses metode "reliability analysis" untuk desain baru pada, sistem, aset dan kehandalan komponen
* Menentukan "single-point failures" 
* MeReview dan mengembangkan prosedur komisioning untuk desain baru pada, sistem, aset dan komponen
* MeReview dan mengembangkan strategi untuk masalah garansi OEM dan klaim
* MeReview dan mengembangkan rencana untuk menangani modifikasi peralatan dengan skenario "single-point failures" 
* Mengembangkan prosedur start-up yang spesifik pada instalasi baru untuk pemeliharaan dan operasional
* Bertanggung jawab untuk mengembangkan / meninjau spesifikasi proses membelian peralatan baru untuk kehandalan dan maintainability
Operational Reliability
* Menggunakan alat "reliability analysis" untuk menentukan kehandalan operasional sistem, aset dan komponen
* Membantu menentukan titik uji QA / QC dan prosedur untuk memaksimalkan keandalan operasional
* Mengembangkan kegiatan penilaian pada pengoperasian dan optimasi kinerja
* Mengembangkan tugas "operator care" sebagai bagian dari Rencana Pemeliharaan
* Mengembangkan Strategi Manajemen Risiko
Reliability Economics
* Bertanggung jawab untuk melakukan analisis kuantitatif pada proyek-proyek baru /strategi dan menentukan kelangsungan proyek / strategi berdasarkan nilai-nilai perusahaan dan standar

sumber : http://gpallied.com/
Terjemah oleh sdn

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

isi di bawah sini...komentar anda : menggunakan anonimous atau menggunakan web anda contoh www.suralaya.com